Langsung ke konten utama

Postingan

.....SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE KAMI......TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA.....

Sejarah Singkat Che Guevara

Guevara dilahirkan di Rosario, Argentina, dari keluarga berdarah campuran Irlandia, Basque dan Spanyol. Tanggal lahir yang ditulis pada akta kelahirannya yakni 14 Juni 1928, namun yang sebenarnya adalah 14 Mei 1928. Sejak usia dua tahun Che Guevara mengidap asma yang diderita sepanjang hidupnya. Karena itu keluarganya pindah ke daerah yang lebih kering, yaitu daerah Alta Gracia (Córdoba) namun kesehatannya tidak membaik. Pendidikan dasar ia dapatkan sebagian dari ibunya, Celia de la Serna. Pada usianya yang begitu muda, Che Guevara telah menjadi seorang pembaca yang lahap. Ia rajin membaca literatur tentang Karl Marx, Engels dan Sigmund Freud yang ada di perpustakaan ayahnya. Memasuki sekolah menengah pertama (1941) di Colegio Nacional Deán Funes (Córdoba). Di sekolah ini dia menjadi yang terbaik di bidang sastra dan olahraga. Di rumahnya, Che Guevara tergerak hatinya oleh para pengungsi perang saudara Spanyol, juga oleh rentetan krisis politik yang parah di Argentina. K…
Postingan terbaru

Kelapa Sawit Bongkar Hutan Papua Pemangku Hak Ulayat Jaga Tanah Adat

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.COM—Hadirnya kelapa sawit berdampak negatif terhadap ekonomi, ekologi dan masyarakat di Papua dan Papua Barat. Bersamaan itu, Pertanian kelapa sawit telah meningkatkan kualitas hidup untuk banyak pemangku kepentingan dalam industri ini, tanpa memperhatiakan kepentingan masyarakat setempat. Hal ini membuat masyarakat adat Maybrat kecewa  atas perusahkan hutan yang dilakukan oleh  Perusahan Perkebunan Kelapa sawit.

“Hutan Papua yang di bongkar untuk perusahan perkebunan kelapa sawit. Betapa sedihnya melihat hutan Papua  yang di rusaki dan obrak-abrik oleh perusahan perusak hutan, alias Perusahan Kelapa Sawit. Hati sangat sedih, cucuran air mata pun mengalir ketika melihat hutan dan segala isi flora dan fauna yang hidup di hutan Papua jadi punah,” ujar Tyson Tenau, Masyarakat Adat Maybrat, kepada media ini, Senin, (17/04/2017).

 Ia menjelasakan, tinggal selangkah lagi hutan terbesar nomor dua di Dunia setelah hutan Amazon jadi punah dan berubah menja…

Aliansi Mahasiswa Papua Kecam Tindakan Pemblokiran Media Papua

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.COM—Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) kecam Situs resmi AMP (www.ampnews.org) yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkoinfo RI) tanpa sepengetahuan, peringatan dan pemberitahuan pihak pengelolah. 
“Pemblokiran dilakukan dua minggu yang lalu, hingga sampai saat ini. Karena publik tak bisa mengakses informasi dan perspektif AMP tentang Papua, telah menimbulkan banyak protes terhadap pemerintah melalui Kemenkoinfo RI,” tulis AMP dalam surat eletronik yang diterima media ini, Senin, (17/04/2017)
Lanjut, tindakan Kemenkoinfo soal pemblokiran situs AMP membuktikan negara telah melanggar UUD 1945, Pasal 28 f setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informaai untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedi; dan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, Pa…

Yohanes Gobai :KEMKOMINFO Sudah Melanggar HAM Untuk Bebas Akses Informasi dan Pengetahuan.

Manokwari, KABARMAPEGAA.COM – Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang bekerja dibiro Agitasi dan Propaganda/Nasional Pusat, Yohanes Gobai, mengecam tegas atas tindakan brutal Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMKOMINFO RI)atas tindakan yang tak menjunjung Hak Asasi Manusia untuk mengakses informasi dan pengetahuan. Sebab, dirinya menilai KEMKOMINFO RI sudah melanggar Hak Asasi Menusia untuk bebas akses informasi dan pengetahuan. Hal itu dikarenakan terjadinya pemblokiran website resmi (www.ampnews.org) pada beberapa hari yang lalu oleh Kemkominfo RI,katanya, kepada wartawan media ini melalui via facebook (inbox), Kamis, (14/04) pagi subuh tadi, Manokwari - Papua Barat.

Kata Yohanes, kami belum ketahui secara detail sebagai pihak pengelola situs www.ampnews.orghingga pemutusan akses tanpa peringatan dan pemberitahuan sebagai profesionalitas oleh Kemkominfo RI,jelasnya.

“Pemblokiran website ampnews.org ini kami pihak pengelolah tak tahu apa dalil pemblokiran ini. …